KENAPA KETURUNAN ORANG KAYA BISA MENJADI FAKIR?

KENAPA KETURUNAN ORANG KAYA BISA MENJADI FAKIR?

Al Habib Ahmad bin Umar bin Sumaith menerangkan mengenai orang yang mewriskan banyak harta kepada keturunannya, akan tetapi kemudian keturunannya iti menjdi orang-orang fakir. Apakah sebabnya?

Beliau berkata:

Ini termasuk bukti kebenaran firman Allah SWT:

وَذَلِكُمْ ظَنُّكُمُ الَّذِي ظَنَنْتُمْ بِرَبِّكُمْ أَرْدَاكُمْ

Dan yang demikian itu adalah prasangkamu yang telah kamu sangka kepada Tuhanmu, Dia telah membinasakan kamu. (QS Fushilat: 23)

Orang kaya itu telah berburuk sangka kepada Allah (dengan menyangka bahwa Allah akan memiskinkan keturunan mereka jika ia tidak mewariskan harta yang banyak), maka Allah SWT membuat nyata hukuman buruk sangka itu bagi anak-anaknya.

Adapun orang yang berbaik sangka kepada Allah SWT, dan percaya Allah akan memberikan anugrah kepada keturunannya ketika ia meninggalkan dunia, ini seperti yang diriwayatkan dari Sayyidina Umar bin Abdul Aziz. Dikatakan bahwa beliau pernah ditanya,

“Apa yang engkau wariskan untuk keturunanmu?”

Beliau menjawab:

أولادي أحد رجلين إما صالحون فالله يتولى الصالحين وإما عاصون فلا أخلف لهم مالا يعصون الله به

“Keturunanku ada dua kemungkinan. Bisa jadi mereka adalah orang-orang shaleh, maka Allah yang mengurus urusan orang-orang shaleh. Bisa jadi mereka pelaku maksiat, maka aku tidak ingin mewariskan harta yang akan mereka gunakan untuk bermaksiat kepada Allah.”

Diriwayatan bahwa beliau tidak mewariskan sedikitpun harta untuk keturunannya. Kemudian belum  berlalu satu tahun sejak kematian Beliau, salah satu keturunan beliau bersedekah dengan 1000 kuda untuk dijadikan kendaraan berperang di jalan Allah. Salah satu keturunan beliau yang yang menjadi peguasa mati dalam keadan meninggalan harta yang banyak bagi keturunannya. Namun belum berlalu setahun sejak kematian penguasa ini, sebagian keturunannya sudah menjadi peminta-minta yang mengetuk pintu-pintu rumah untuk meminta.

(Majmu Kalam Habib Ahmad bin Umar bin Sumaith hal 102)




sumber :forsansalaf